Mazda RX-8 Blogger Template

This is Description

Selasa, 04 Mei 2010

Karburator dan Perawatannya

Unlimited Information

This entry was posted on: Saturday, December 12th, 2009 04:00:12 and is filed under Uncategorized


Tentu teman-teman sudah tidak asing lagi dengan nama Karburator, di semua kendaraan ada benda ini, tapi apakah semua sudah tahu komponen apa saja yang ada di dalamnya serta bagaiman perawatan karburator yang baik? Jadi apabila ada masalah kecil pada kendaraan kita tidak langsung cepat-cepat bawa ke bengkel, biaya service mahal sekarang.

Sedikit penjelasan singkat tentang karburator, Karburator berfungsi mencampur bahan bakar dengan udara dalam ukuran yang tepat (sesuai kebutuhan) untuk kemudian disalurkan ke dalam ruang pembakaran (silinder) dalam bentuk kabut. Kebersihan dan penyetelan yang tepat pad karburator sangat berpengaruh pada kinerja mesin secara keseluruhan. Karburator yang tidak berfungsi dengan baik dapat mempengaruhi suplai bahan bakar, dan bila itu terjadi maka pembakaran menjadi tidak sempurna, akibatnya kendaraan kurang bertenaga bahkan bisa mogok. Selain itu, pembakaran yang tidak sempurna dapat mengakibatkan mesin cepat panas dan knalpot mengeluarkan asap yang tidak normal sehingga mengakibatkan terjadinya polusi udara.


Bagian-bagian dari karburator serta fungsinya :


  1. Ruang Pelampung Karburator (Float Chamber)



    Menampung sementara
    bahanbakar dari tangki sebelum di proses (dialirkan ke ruang
    pembakaran)
  2. Pelampung (Floater)
    Mengatur bahan bakar dalam ruang
    pelampung karburator agar permukaannya tetap sehingga tidak meluap
    dan masuk ke ruang pembakaran.
  3. Jarum katup pelampung ( needle valve/floater valve )
    Menutup saluran suplai bahan bakar dari tangki bila bahan bakar dalam ruang pelampung karburator telah penuh.
  4. Katup gas/skep ( throttle valve ) Mengatur jumlah campuran bahan bakar dengan udara yang akan dialirkan ke dalam ruang pembakaran ( silinder ).
  5. Jarum gas / jarum skep ( Jet needle )
    Mengatur jumlah campuran bahan bakar dengan udara yang masuk melalui spuyer ketika motor digas dengan pembukaan katup ¼ sampai dengan ¾.
  6. Pegas/ per skep
    ( throttle valve spring )


    Mengembalikan posisi skep pada posisi terendah saat kabel gas dolepas (tidak digas).
  7. Pemancar jarum ( main nozzle / needle jet )
    Memancarkan
    bahan bakar waktu motor digas, besarnya diatur oleh terangkatnya
    jarum skep.
  8. Pemancar utama ( main jet / spooyer )
    Memancarkan bahan bakar pada waktu putaran tinggi ( Kabel gas ditarik penuh )
  9. Pemancar kecil / stationer ( slow jet/pilot jet )
    Memancarkan bahan bakar ketika motor dalam keadaan langsam / stationer /idle.
  10. Sekerup / baut udara ( air screw )
    Mengatur jumlah udara yang bercampur dengan bahan bakar.
  11. Sekerup / baut gas ( throttle screw )
    Mengatur posisi pembukaan katup/skep untuk posisi langsam ( stationer )
  12. Katup cuk ( choke valve )
    Menutup saluran udara yang masuk ke karburator agar terjadi percampuran kaya untuk sementara. Digunakan apabila menghidupkan mesin dalam keadaan dingin.
Cara Membersihkan dan menyetel karburator :



  • Pesriapkan alat-alat yang diperlukan, seperti obeng, tang, lap, kunci-kunci, pompa angin/kompresor serta wadah untuk menaruh komponen
  • Tutup kran bensin dari tangki kemudian cabut selang karburator, lepaskan baut/mur karburator.
  • Buka penampung besin (ruang pelampung) dengan posisi terbalik.
  • Ambil jarum pelampung dan periksa, apakah sudah aus atau belum.
  • Lepas semua komponen karbu dengan hati-hati.
  • Bersihkan karbu serta semua komponennya menggunakan pompa angin/kompresor.
  • Bila semua sudah dibersihkan, pasang kembali kompone-komponen tersebut dan pasang karbu anda lagi di kendaraan.

Sesudah karburator dibersihkan, sebaiknya disetel dahulu sebelum dipakai. Inti dari penyetelan karburator adalah
mengatur
kecepatan putaran mesin pada saat langsam (stationer
/ idle
) dan mengatur pencampuran bahan bakar
dengan udara.
Bila kecepatan
langsam disetel terlalu tinggi maka pemakaian bahan bakar akan boros,
sedangkan bila disetel terlalu rendah maka mesin cenderung sering
mati. Penyetelan karburator harus dilakukan saat mesin dalam keadaan nyala dan sudah panas, putarlah penahan skep



(throttle) sehingga putaran mesin meninggi kemudian putar skrup pengatur udara searah jarum jam sehingga putaran mesin menurun, rata-rata pembuakaan putaran skrup udara 1.5 putaran, cari sampai keadaan putaran sesuai dengan spesifikasi kendaraan anda.






0 komentar:

Poskan Komentar