Mazda RX-8 Blogger Template

This is Description

Minggu, 30 Mei 2010

Komponen - Komponen Suspensi Depan Mobil

Suspensi depan mobil berbeda dengan suspensi belakang mobil. Perbedaan ini terletak karena adanya sistem kemudi yang berfungsi mengendalikan roda depan mobil, sehingga mobil dapat berbelok. Pada dasarnya suspensi depan mobil dibagi menjadi dua :
  1. suspensi rigid
  2. suspensi independent
Macam - macam suspensi depan ini adalah hasil dari inovasi para produsen mobil agar mobil produknya dapat lebih nyaman saat dikendarai. Pengembangan ide - ide dari suspensi depan terus dilakukan, namun secara garis besar suspensi dapat dibagi menjadi seperti yang di atas . Untuk memahami lebih jelasnya, silahkan baca artikel saya tentang jenis - jenis suspensi depan mobil ( klik saja di sini ) .

Dari sekian banyak jenis - jenis suspensi depan mobil tersebut dapat disimpulkan komponen - komponen utama tersebut adalah :
1 Pegas:
Adalah bagian yang berfungsi untuk menyerap goncangan pada mobil yang disebabkan melaju pada permukaan jalan yang tidak rata. Pegas dipasangkan antara axle dengan body mobil. Banyak sekali tipe pegas yang digunakan, namun secara umum dapat dibagi menjadi :
  1. pegas daun
  2. pegas ulir
  3. pegas batang torsi
  4. pegas berlubang
  5. pegas udara ( air suspension).
Untuk pemahaman mengenai pegas, akan saya bahas secara khusus dalam postingan tentang pegas suspensi.

2. Shock Absorber
Adalah bagian yang berfungsi meredam gerak axial dari pegas. Pada saat pegas menerima kejutan dari jalan yang tidak rata, maka pegas akan memanjang dan memendek ( mengeper) . Jika hal ini dibiarkan , maka body mobil akan terus bergerak naik turun selama pegas memanjang dan memendek ( gerak axial ). Untuk itulah shock absorber dibuat guna meredam gerak axial dari pegas, agar tidak membuat body mobil naik turun terus. Banyak tipe shock absorber, namun secara garis besar dibedakan menjadi:
Berdasarkan cara kerja :
  1. Single action
  2. Double action
Berdasarkan konstruksi :
  1. Single tube ( satu tabung)
  2. Twin tube ( dua tabung )
Penjelasan mengenai macam - macam shock absorber akan saya jelaskan pada postingan berikutnya.


3. Upper dan lower arm
Adalah bagian yang menghubungkan knuckle arm dengan body kendaraan, di mana roda terpasang pada knuckle arm tersebut. Tidak semua tipe suspensi depan memiliki upper arm. Ada tipe khusus yang memang tidak menggunakan upper arm, tapi tetap menggunakan lower arm. Arm itulah yang bekerja seperti lengan pada manusia, yang bergerak naik turun pada sistem suspensi depan mobil.Untuk penjelasannya akan dibahas pada tiap - tiap jenis suspensi depan dalam postingan berikutnya.



4. Stabilser

Adalah komponen yang berfungsi menjaga keseimbangan body mobil pada saat membelok. Pada saat mobil membelok terjadi gaya sentrifugal, di mana gaya dari suatu yang benda yang berputar untuk terlempar keluar dari lintasannya. Jika sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan tiba - tiba membelok, maka gaya sentrifugal pada mobil itu jauh lebih besar dibandingkan bila mobil membelok dalam kecepatan rendah. Semakin tinggi kecepatan mobil saat membelok, maka gaya sentrifugal pada mobil itu semakin besar. Gaya inilah yang bisa membuat mobil itu terbalik saat membelok dalam kecepatan tinggi. Untuk itulah dibuat sebuah komponen suspensi yang bernama stabiliser. Stabiliser adalah sebuah batang besi yang dihubungkan dengan lower arm roda kiri dan kanan , sementara bagian tengahnya diikatkan pada body mobil. Batang besi stabiliser itu memiliki sifat elastis dengan daya elastisitas yang telah ditentukan sesuai dengan spesifikasi dari masing - masing mobil.


5. Dumper
Adalah sebuah karet yang berfungsi menjaga komponen - komponen suspensi dari kerusakan akibat tumbukkan permukaan jalan yang terlalu berlebihan. Dumper terbuat dari sebuah karet yang dipasangkan pada lower arm dan upper arm. Untuk tipe yang tidak menggunakan upper arm , dumper terpasang lower arm dan body mobil. Bila roda mobil mengenai jalan yang tinggi pada satu sisinya, misal polisi tidur yang terlalu tinggi, maka roda mobil yang mengenai polisi tidur ( yang terlalu tinggi ) akan naik ke atas. Dengan naiknya roda ke atas, maka lower arm akan naik ke atas juga, lalu mendorong pegas dan shock absorber. Bila naiknya lower arm ini berlebihan, maka pegas dan shock absorber akan ditekan secara berlebihan pula. Hal ini dapat membuat pegas dan shock absorber rusak.

6. Strut bar
Adalah komponen suspensi yang berfungsi menahan lower arm agar kemiringan roda depan dapat tetap terjaga. Pada sistem kemudi mobil, kemudi mobil akan berbalik sendiri ke posisi lurus saat roda kemudi dilepas setelah berbelok. Hal ini disebabkan karena roda depan mobil dibuat miring atau sering disebut dengan istilah Front Wheel Alignment ( FWA ). Penyetelan kemiringan roda depan inilah yang sering disebut dengan "Spooring". Pada saat spooring dilakukan penyetelan pada mur strut bar. Strut bar menjaga agar lower arm tidak bergerak ke depan dan ke belakang.

7. Ball Joint
Adalah komponen suspensi yang menghubungkan lower atau upper arm dengan knuckle arm . Ball joint ini dapat berputar bebas mengikuti gerak knuckle arm yang naik atau turun, akibat sentuhan roda pada permukaan jalan yang tidak rata.

8. Knuckle arm
Adalah komponen suspensi tempat roda depan dipasangkan. Roda berputar pada poros spindle dari knuckle arm. Dan knuckle arm dihubungkan juga ke lower arm melalui ball joint.


Sekian penjelasan singkat mengenai komponen - komponen suspensi depan pada mobil.

0 komentar:

Poskan Komentar